Produk Bisnis Online
Penghasilan dari Internet

css link


Setelah mempelajari CSS style font, mari kita lanjutkan belajar tentang CSS link. CSS Link dapat diatur dengan css property misalnya color, font family, background dan lain-lain.

Masih inget kan, materi HTML Link yang pernah kita bahas saat belajar HTML dulu? Nah materi ini kira-kira mirip dengan materi HTML Link namun, kita akan mencoba mengatur tampilannya dengan menggunakan CSS.

Langsung saja, disini saya akan memberikan contoh link menggunakan property text-decoration yang banyak digunakan untuk menghapus underline (garis bawah) dari link :

a:link {text-decoration:none;}

a:visited {text-decoration:none;}

a:hover {text-decoration:underline;}

a:active {text-decoration:underline;}


Sedangkan contoh yang dibawah ini adalah link yang menggunakan property background:

a:link {background-color:#B2FF99;}

a:visited {background-color:#FFFF85;}

a:hover {background-color:#FF704D;}

a:active {background-color:#FF704D;}


Materi belajar css style berikutnya adalah List. Dengan CSS list kita bisa mengatur penanda yang berbeda pada baik pada ordered list (ditandai menggunakan angka atau huruf) maupun unordered list (ditandai menggunakan bullet) serta mengatur gambar sebagai penanda daftar / list.

CSS Font


Sesi belajar css kali ini membahas tentang css font yang merupakan salah satu dari css style. CSS font digunakan untuk mengatur tampilan font atau huruf pada website.
CSS Font Family

Didalam CSS terdapat 2 tipe nama CSS font family, yaitu :

- Generik family : Kelompok font family dengan tampilan yang sama (seperti “serif” atau “monoscope”)

- Font family : Font family khusus / tertentu ( seperti “times new roman” atau ‘arial”)

Font family merupakan pengaturan jenis huruf yang akan digunakan, Contoh pemakaian :
?1 p{font-family:"Times New Roman", Times, serif;}



CSS Font Style

Style disini yang paling banyak digunakan adalah cetak miring, yang sebenarnya juga terdapat style normal dan oblique. Berikut syntak CSS font style:
p.normal {font-style:normal;}

p.italic {font-style:italic;}

p.oblique {font-style:oblique;}



CSS Font Size

Didalam mendesain web, mengatur ukuran font itu penting. Dengan menggunakan property ini, memudahkan kita untuk mengatur ukuran font berbeda-beda dalam satu halaman website. Disini kita akan belajar juga cara mengatur ukuran font dalam css. Jangan lupa untuk Selalu gunakan tag HTML yang tepat, seperti <h1> – <h6> untuk heading dan paragraf <p>. Nilai font-size bisa menjadi ukuran absolut, atau relatif.

body {font-size: 13px; } // satuan pixel

body {font-size: 1.5em; } // satuan em

body {font-size: 100%; } // satuan %


Contoh diatas bisa diaplikasikan di browser firefox, safari dan chrome tapi tidak bisa digunakan di aplikasi internet explorer. Nah untuk itu banyak developer web menyarankan menggunakan em daripada pixel. 1em sama dengan 16 pixel. Ukurannya dihitung dari pixel ke dalam em menggunakan rumus pixels/16=em. Contoh :

h1 {font-size:2.5em;} /* 40px/16=2.5em */

h2 {font-size:1.875em;} /* 30px/16=1.875em */

p {font-size:0.875em;} /* 14px/16=0.875em */



CSS Font Variant

Contoh Font Variant adalah membuat font besar semua, dimana pada css text terdapat text transformation. Contoh syntak CSS Font Variant:

p.normal {font-variant: normal; } // tulisan normal

p.besar {font-variant: small-caps; } // TULISAN BESAR SEMUA



CSS Font Weight

Penggunaan yang sering ditemukan pada style font weight, yakni membuat huruf tebal. Berikut syntak untuk CSS font weight:

p.normal{font-weight: normal;} // font normal

p.tebal{font-weight: bold; } // hasil tebal


Sebagai alternatif, sebenarnya bisa juga menggunakan tag <strong> atau <b> dimana fungsinya juga sama yakni membuat tulisan tebal.

Okey, tutorial belajar css tentang CSS font sudah cukup. Saya yakin anda akan semakin jelas dalam mempelajari css dan ketagihan belajar css.

CSS Text


Tutorial CSS text untuk pemula, ditulis dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami.

Dalam seri belajar css 3 lalu kita mempelajari warna css style background, Nah.. yang termasuk css style selain CSS background ada CSS text, CSS font, CSS link, CSS list dan CSS table. Kali ini kita akan membahas CSS Text. CSS text digunakan untuk mengatur tampilan teks dalam html, mulai dari text color (warna text alignment (posisi teks rata kiri, kanan, justify, atau center), text decoration (garis bawah), text transformation (text kapital atau huruf kecil), juga text indentation (posisi teks menjorok).

CSS text bisa digunakan untuk mengatur text color. Caranya bisa dengan menambahkan pada declaration syntak color=”warna”. Seperti contoh dibawah ini:

body {color:blue;}

h1 {color:#00ff00;}

h2 {color:rgb(255,0,0);}


Untuk mengatur posisi text, baik rata kiri, kanan, center, ataupun rata kanan kiri, maka syntak yang ditambahkan pada declaration CSS text yakni text-align=”nilai” dimana nilai bisa diisi left, right, center, justify

Contoh kode:

p {text-align:center;}


Properti text-decoration CSS text ini digunakan untuk membuat atau menghapus dekorasi dari teks.

Properti text-decoration banyak digunakan untuk menghapus menggarisbawahi dari link untuk tujuan desain, contoh :

a {text-decoration:none;}


Untuk lebih jelas akan CSS text decoration berikut ini kami contohkan penggunaanya. Teks Berkedip, inherit, Line throught, text tanpa efek, overline, garis bawah.

Syntak untuk ditambahkan pada declaration:

text-decoration:blink;

text-decoration:inherit;

text-decoration:line-through;

text-decoration:none;

text-decoration:overline;

text-decoration:underline;


Text transform adalah CSS text yang digunakan untuk menentukan huruf besar dan huruf kecil dalam sebuah teks.



Hal ini dapat digunakan untuk mengubah segalanya menjadi huruf besar atau huruf kecil, atau memanfaatkan huruf pertama dari setiap kata.

p.uppercase {text-transform:uppercase;}

p.lowercase {text-transform:lowercase;}

p.capitalize {text-transform:capitalize;}


Teks Identation digunakan untuk menentukan indentasi dari baris pertama dari teks. Yakni pada awal paragraf penulisan menjorok kekanan sesuai dengan besaran yang dikehendaki.
?1 p {text-indent:50px;}


Cukup jelas kan penjelasan tentang css text? Kalau kita tekun, belajar css itu mudah kok. Nah seri berikutnya kita lanjut ke font style

Bermain dengan warna(CSS)



Dalam belajar css seri 3 ini, saya akan menjelaskan tentang berbagai macam cara mengganti warna dalam css. Warna dalam css didefinisikan menggunakan hexadecimal (hex). notasi untuk kombinasi Merah, Hijau, dan nilai-nilai warna Biru (RGB). Nilai terendah yang dapat diberikan adalah 0 (hex 00). Nilai tertinggi adalah 255 (FF hex). Contoh mengganti warna dengan menambahkan tanda “#” bisa dilakukan dengan pola seperti ini:
I {color: #0000FF)


Atau mengganti warna CSS dengan nilai kombinasi RGB atau dalam nilai absolut terhadap persen, seperti ini

I {color: rgb (0, 0, 255))

I {color: rgb (0%, 0%, 100%))


Kita dapat mengubah kombinasi warna CSS sesuai dengan gaya yang kita sukai.

<HTML>

<HEAD>

<STYLE TYPE="text/css">

.blue {color: cyan; background-color: #FF8000}

.green {color: lime; background-color: black}

</STYLE>

</HEAD>

<BODY>

<P CLASS="blue">

Mari kita lanjutkan belajar css

<P CLASS="green">

Setuju, dengan belajar css, semuanya menjadi mudah

</BODY>

</HTML>


Ada 16 ribu lebih warna yang berbeda pada kombinasi merah, biru, dan hijau. So, apabila kita mempunyai kreasi seni yang tinggi kita akan dapat membuat kombinasi jutaan warna untuk memperkaya situs kita.

Nah, sekarang kita akan lihat bagaimana css mengimplementasikan warna pada background situs yang kita buat.

body {background-color:#b0c4de;}


Oh iya, kita langsung lanjut belajar mengimplementasikan background pada css ya! Terdapat macam-macam background property pada css yaitu :

* Background-color, mengatur warna background

* Background-image, mengatur gambar background

* Background-repeat, Mengatur bagaimana gambar pada background akan diulang
 .

* Background-attachment, Mengatur apakah gambarnya akan tetap (fixed) atau tidak

* Background-position, mengatur dai mana posisi awal dari gambar.

Properti background-color CSS untuk menspesifikasikan latar belakang warna pada suatu elemen. Contohnya seperti yang terlihat diatas tadi.

Sedangkan properti background image untuk menspesifikasikan latar belakang gambar pada suatu elemen. Secara default, gambar akan diulang sehingga akan menutupi seluruh elemen halaman web.
body {background-image:url('paper.gif');}

[/body]

Dibawah ini, contoh dari kombinasi yang salah antara text dan gambar, textnya hampir tidak terlihat:

[html]

body {background-image:url('bgdesert.jpg');}




Kode dibawah ini untuk mengatur posisi background :
body

{

background-image:url('img_tree.png');

background-repeat:no-repeat;

}


Well, belajar mengatur background pada css saya rasa cukup, Pada seri belajar CSS berikutnya kita akan belajar tentang pengaturan font dan text

ID dan Class CSS



Materi belajar css selanjutnya adalah tentang id CSS dan class CSS. Id CSS digunakan untuk menentukan style dari elemen yang unik. Id selector menggunakan atribut id elemen dan didefinisikan dengan “#” html. Sebagai contoh aturan id dibawah ini akan diaplikasikan pada id elemen “belajar1” :
#Belajar1

{

text-align:center;

color:red;

}


CSS juga mengijinkan kita untuk menyatukan elemen-elemen html secara bersamaan didalam sebuah kelas (classes) dan menerapkannya aturan Style-Sheet kedalam sebuah class CSS. Selector class CSS menggunakan atribut html dan didefinisikan dengan “.”Pada contoh di bawah, semua elemen HTML dengan class = “center” akan menjadi center-aligned:
?1 .center {text-align:center;}


Anda juga bisa menentukan hanya pada elemen html khusus yang akan dibuat class CSS, Pada contoh di bawah, semua elemen p dengan class = “center” akan menjadi center-align :
?1 p.center {text-align:center;}


Satu dari beberapa kehebatan tekhnologi css ini adalah memperbolehkan kita untuk mendefinisikan sebuah style-sheet global yang dapat menerapkan aturan-aturan css tersebut untuk keseluruhan dokumen-dokumen HTML pada halaman web site anda. Jadi jika anda ingin merubah tampilan situs anda tinggal mengedit satu file saja. Maka jangan ragu-ragu untuk terus belajar css.

Okey, mari kita lanjutkan tentang bagaimana cara kode css ke dalam situs kita. Ada 3 jalan untuk memasukkan style sheet yaitu external style sheet, internal style sheet dan inline style.

External sheet ideal diaplikasikan pada banyak halaman. Setiap halaman harus link ke style sheet menggunakan tag <link>. Tag <link> masuk ke dalam bagian head:
<head>

<link rel="stylesheet" type="text/css" href="mystyle.css" />

</head>

 

Style sheet eksternal dapat ditulis dalam editor teks apapun. File tersebut seharusnya tidak berisi tag html. Style sheet Anda harus disimpan dengan ekstensi css.. Seperti contoh di bawah ini:
?1
2
3
4
5 Hr {color:sienna;}

p {margin-left:20px;}

body {background-image:url("images/back40.gif");}


Internal style sheet digunakan pada dokumen tunggal yang unik. Kita mendefinisikan internal style pada head dalam halaman html menggunakan <style> seperti contoh dibawah ini :
<head>

<style type="text/css">

hr {color:sienna;}

p {margin-left:20px;}

body {background-image:url("images/back40.gif");}

</style>

</head>


Sedangkan untuk menggunakan Inline style kita dapat menggunakan atribut style yang dalam tag yang relevan. Atribut style dapat berisi properti CSS. Contoh ini menunjukkan bagaimana untuk mengubah warna dan margin kiri paragraf:
<p style="color:sienna;margin-left:20px">This is a paragraph.</p>


Ayo sekarang dicoba! Sampai disini kalian masih bersemangat belajar css kan? Nah css juga menawarkan berbagai macam cara untuk mengganti warna. Penasaran kan bagaimana caranya? Kalau begitu kita lanjutkan ke belajar css seri 3.

Belajar CSS


Belajar CSS itu sulit nggak sih? Banyak pengunjung Amin yang menanyakan tentang tutorial belajar CSS ini. Untuk apa sebenarnya kita belajar CSS? mari kita bahas bersama.

Bagi anda yang ingin berkecimpung dalam bisnis online tidak ada salahnya untuk mulai belajar membuat web sendiri, paling tidak bisa mengutak atik atau mengedit template hasil download menjadi template yang sesuai keinginan kita. Caranya dengan mulai belajar css (Cascading Style Sheet).

Disini kami menyediakan tutorial cara belajar CSS lengkap yang akan membantu anda untuk mengelola tampilan web anda. Tapi perlu digaris bawahi, sebelum melangkah untuk belajar CSS, anda harus sudah memahami pengertian tentang elemen HTML dan tag HTML. Saya sarankan Anda untuk belajar HTML terlebih dahulu menggunakan tutorial-tutorial HTML ini sebelum melanjutkan ke tutorial belajar CSS ini.

Jadi, secara singkat, CSS akan membantu kita untuk membuat website kita yang berbasis HTML menjadi lebih baik.

Baiklah untuk memulai materi pengenalan css terlebih dahulu saya akan menjelaskan tentang arti dari CSS. CSS adalah suatu teknologi yang digunakan untuk memperindah tampilan halaman website (situs). Singkatnya dengan menggunakan Methode CSS ini anda dengan mudah mengubah secara keseluruhan sekaligus memformat ulang situs anda.

CSS mempunyai 2 bagian utama yaitu selectors dan deklarasi. Yang dimaksud selectors biasanya element html yang ingin anda ubah, sedangkan deklarasi biasanya terdiri dari property dan nilai, properti sendiri adalah atribut style yang ingin anda ubah, dan setiap properti memiliki nilai. Untuk lebih jelasnya kita lihat contoh dibawah ini :
 .

Setiap syntax css selalu diakhiri dengan titik koma, dan kelompok deklarasi dikelilingi oleh kurung kurawal {}

p {color:red;text-align:center;}

Untuk membuat css mudah dibaca, anda bisa menempatkan deklarasi pada satu baris seperti ini :

p {color:red;text-align:center;}

Selanjutnya adalah membuat komentar dalam CSS (CSS comment), comment digunakan untuk menjelaskan kode anda dan membantu ketika mengedit script. Namun, comment akan diabaikan oleh browser jadi kita harus menyembunyikannya. Coment ditandai dengan “/*” dan diakhiri dengan “*/”, perhatikan contoh pengaplikasian comment dibawah :

/*Ini adalah comment*/

p

{

text-align:center;

/*Ini adalah comment*/

color:black;

font-family:arial;

}

Bagaimana? Mudah dimengerti bukan? Okey, sebagai pengenalan belajar css saya rasa cukup. Selanjutnya Kita akan ke materi belajar css lain yaitu CSS Id dan Class

M-S Word untuk belajar Bahasa Inggris


Belajar bahasa Inggris pakai MS-Word, emang bisa?
Buat kamu-kamu yang baru belajar bahasa Inggris ataupun udah pinter mungkin pernah ngalamin bingung alias gak ngerti arti sebuah kata dalam bahasa inggris kan? Pasti. Nah biasanya kita pake kamus untuk mencari artinya. Gimana kalo lagi gak ada kamus? Dalam tips ini kamu bisa memperoleh cara mencari arti kata dalam bahasa Inggris menggunakan pengolah kata yang sering kamu pake…. ms-word!!
Gimana caranya? Gampang. Pertama ketikkan kata yang mau kamu ketahui artinya di sebuah dokumen ms-word, boleh buka baru ataupun yang udah ada tulisannya. Setelah kamu yakin spelling alias tulisannya bener, di blok aja tuh kata yang kamu belum ngerti artinya tadi.
Setelah itu klik tools dan pilih menu thesaurus. Kamu akan bisa melihat penjelasan dari arti kata tersebut beserta padanannya. Tentu saja dalam bahasa Inggris juga, tetapi kamu biasanya udah bisa nangkep artinya kok.
Oh iya, kamu juga bisa pake short cut Shift+F7 setelah proses blok untuk mendapatkan hasil yang sama.
  
Tips ini sangat berguna saat kamu belajar bahasa Inggris dan disuruh menerjemahkan sebuah artikel. Udah, ketik aja pake ms-word dan cari artinya menggunakan thesaurusnya.
Gampang kan? Semoga bermanfaat.